Maksimalkan Peran dan Keterampilan Petani Sawit

 Parlemen

Anggota DPRD Sintang, Nikodemus.

SINTANG RK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus menilai peran petani sawit swadaya memiliki posisi strategis. Untuk memaksimalkannya petani memerlukan pendampingan.

“Pendampingan saat ini semakin diperlukan ya, mengingat Indonesia adalah negara produsen CPO terbesar di dunia,” ungkap Nikodemus ketika ditemui Radarkalimantan.com di Gedung Parlemen Sintang, baru-baru ini.

Menurut Nikodemus, 80 persen lahan perkebunan milik perusahaan yang beroperasional di Kabupaten Sintang dikelola oleh petani swadaya. “Artinya, petani swadaya memiliki posisi strategis dalam menjamin pasokan CPO agar tetap produksi dengan sistem berkelanjutan,” ujar Nikodemus.

Namun untuk memaksimalkan peran petani sawit ini, Nikodemus menyarankan agar pekerjaan rumah atau PR yang belum terselesaikan. Seperti produktivitas yang rendah, pola keterampilan bertani yang masih minim, kualitas benih kurang baik serta sarana dan prasarana masih minim.

“Petani kita perlu dibekali atau dilengkapi dengan pelatihan keterampilan budidaya, sehingga hasil produktivitasnya bagus. Tentunya ini harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, terutama sistem logistik untuk memudahkan pengangkutan hasil panen sampai ke luar perkebunan,” ulas Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Olehkarenanya, Nikodemus mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya agar dapat memaksimalkan posisi strategis yang dimiliki petani sawit. Salah satunya dengan cara memberikan program bantuan bibit sawit berkualitas guna meningkatkan mutu dan produktivitasnya. Kemudian berikan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan budidaya sawit.

“Sehingga petani sawit juga bisa memahami usia pohon yang sudah tidak produktif lagi. Dan dapat dilakukan peremajaan sawit,” pungkas Nikodemus, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sepauk – Kecamatan Tempunak ini. (*)

Related Posts