Sintang Dapat Tambahan DAK Fisik dan BOKB

 Sintang

SINTANG, RK – Pemerintah Kabupaten Sintang mendapatkan tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dari pemerintah. Penambahan anggaran tersebut didapat karena keberhasilan pemkab dalam merealisasikan anggaran DAK dan BOKB di atas 80 persen di tahun 2022 lalu.

Kepala BKKBN Provinsi Kalbar, Pintauli Romangasi Siregar mengatakan, untuk mendukung pelaksanaan program percepatan penurunan stunting, pemerintah telah menyiapkan dukungan baik APBN, APBD maupun sumber lain.

Di tahun 2022, Pintauli menyebutkan bahwa Pemkab Sintang telah berhasil merealisasikan anggaran fisik mencapai 95 persen. Padahal, secara rasional realisasinya cukup rendah

“Kami mengucapkan terima kasih pada Sintang karena dari anggaran yang untuk DAK fisik 2022, 860 juta sudah bisa merealisasikan 818 juta, artinya 95 persen bisa tereliasai. Karena secara nasional memang penganggaran realisasi dak agak rendah tapi Sintang sudah bisa mencapai angka 95 persen,” kata Pintauli di Sintang, kemarin.

Pemkab Sintang juga berhasil merealisasikan anggaran BOKB sebesar 82 persen di tahun 2022. Dari anggaran sebesar Rp 6 miliar, sudah terealisasi sebesar 4,9 miliar.

“Artinya 82 persen. Ini sangat luar biasa karena di beberapa kabupaten kota lainnya, untuk realisasi DAK fisik maupun BOKB ini masih di bawah 50 persen. Sintang di atas 80 persen,” kata Pintauli.

Atas keberhasilan tersebut, Pemkab Sintang mendapatkan tambahan anggaran di tahun 2023. DAK fisik lebih dari Rp 1 miliar. Sementara BOKB naik 30 persen menjadi 9,6 miliar.

“Dari total 9,6 miliar ini, 6,2 persen adalah untuk penanganan operasional percepatan penurunan stunting. Harapan kami dengan berbagai kolaborasi yang luarbiasa ini, karena Sintang sudah berjuang keras. Kita harap Sintang menyumbang percepatan penurunan stunting di Kalbar,” harap Pintauli.

 

Sumber: Rilis Prokopim Sintang

Related Posts